![]() |
Trans Permata adalah salah satu wilayah di kecamatan
Terentang, di sini jalanannya masih berupa tanah, yang sebagian besar adalah
tanah merah. Di Permata, debu dan polusi udara memenuhi area jalan. Mulai dari
pepohonan, tanaman dan rumah warga yang berada ditepi jalan dipenuhi debu. Hal
ini sangat menggangu aktivitas masyarakat, karena masyarakat menggunakan jalan
itu untuk menuju ke tujuannya setiap hari. Masyarakat menggunakan jalan yang
berdebu itu untuk aktivitas seperti sekolah, bekerja, berbelanja, dan lain
sebagainya.
Terpapar debu dan polusi setiap hari, tentunya dapat
membahayakan kesehatan manusia. Menghirup udara yang penuh dengan debu polusi
dapat menyebabkan penyakit sesak nafas, batuk, pilek, tenggorokan gatal, perih,
dan kering. Selain itu mata yang setiap hari terpapar debu dan polusi dapat
menjadi pedih, merah dan berair. Tidak hanya itu, jika manusia terlalu sering
terpapar debu dan polusi, maka dapat terserang penyakit kardiovaskular seperti
penyakit jantung koroner, serangan jantung, dan stroke. Begitu banyak penyakit
yang bisa menyerang warga masyarakat, lantas bagaimana bagaimana cara untuk
mencegah terjadinya penyakit-penyakit tersebut?.
Untuk mencegah terjadinya penyakit-penyakit
tersebut, maka masyarakat bisa menerapkan beberapa hal berikut. Pertama yaitu
menggunakan masker saat keluar rumah, untuk melindungi mulut dan hidung dari
debu dan polusi. Kemudian menggunakan kaca mata, untuk melindungi mata dari
debu dan polusi. Lalu masyarakat harus selalu menjaga kebersihan, seperti rajin
mencuci tangan dengan sabun setelah beraktivitas di luar ruangan. Selain itu
masyarakat juga harus mengurangi aktivitas di luar rumah dan mengonsumsi
makanan yang sehat. Upaya-upaya diatas harus dilakukan, karena kita tak tau
sampai kapankah kemarau akan melanda.

Post a Comment
Tuliskan komentar anda dengan bahasa yang santun, sopan dan bijak