Ads here

Waspada Debu Dan Polusi Dikala Kemarau Melanda




Pada bulan Juli ini, kawasan kecamatan Terentang dilanda kekeringan akibat kemarau. Sudah sekitar satu bulan hujan tidak turun di kawasan ini. Meskipun terbilang belum lama, namun dampak dari tidak adanya hujan sudah mulai dirasakan masyarakat. Dampak tersebut salah satunya adalah banyaknya debu polusi dijalanan. Debu dan polusi udara ini sangat menggangu aktivitas keseharian masyarakat khususnya di desa yang dimana jalanan nya masih berupa tanah atau belum di semen.

 

Trans Permata adalah salah satu wilayah di kecamatan Terentang, di sini jalanannya masih berupa tanah, yang sebagian besar adalah tanah merah. Di Permata, debu dan polusi udara memenuhi area jalan. Mulai dari pepohonan, tanaman dan rumah warga yang berada ditepi jalan dipenuhi debu. Hal ini sangat menggangu aktivitas masyarakat, karena masyarakat menggunakan jalan itu untuk menuju ke tujuannya setiap hari. Masyarakat menggunakan jalan yang berdebu itu untuk aktivitas seperti sekolah, bekerja, berbelanja, dan lain sebagainya.

 

Terpapar debu dan polusi setiap hari, tentunya dapat membahayakan kesehatan manusia. Menghirup udara yang penuh dengan debu polusi dapat menyebabkan penyakit sesak nafas, batuk, pilek, tenggorokan gatal, perih, dan kering. Selain itu mata yang setiap hari terpapar debu dan polusi dapat menjadi pedih, merah dan berair. Tidak hanya itu, jika manusia terlalu sering terpapar debu dan polusi, maka dapat terserang penyakit kardiovaskular seperti penyakit jantung koroner, serangan jantung, dan stroke. Begitu banyak penyakit yang bisa menyerang warga masyarakat, lantas bagaimana bagaimana cara untuk mencegah terjadinya penyakit-penyakit tersebut?.

 

Untuk mencegah terjadinya penyakit-penyakit tersebut, maka masyarakat bisa menerapkan beberapa hal berikut. Pertama yaitu menggunakan masker saat keluar rumah, untuk melindungi mulut dan hidung dari debu dan polusi. Kemudian menggunakan kaca mata, untuk melindungi mata dari debu dan polusi. Lalu masyarakat harus selalu menjaga kebersihan, seperti rajin mencuci tangan dengan sabun setelah beraktivitas di luar ruangan. Selain itu masyarakat juga harus mengurangi aktivitas di luar rumah dan mengonsumsi makanan yang sehat. Upaya-upaya diatas harus dilakukan, karena kita tak tau sampai kapankah kemarau akan melanda.


Penulis: Cipoeo

Komentar Anda

Tuliskan komentar anda dengan bahasa yang santun, sopan dan bijak

Previous Post Next Post