Ads here

DAMPAK KEBAKARAN


Dari pertengahan sampai akhir bulan Juli 2024 hingga sekarang di daerah Kalimantan Barat tidak pernah turun hujan seperti di Kubu Raya, Terentang, Pontianak, Sambas ,Sintang, Mempawah dan Singkawang dan hal ini menyebab kan beberapa hal yang berdampak bagi manusia, hewan dan tumbuhan.


Dampak yang di timbulkan dari musim kemarau ini adalah kekeringan dan kurangnya air bersih, contohnya di desa Radak Dua yang mayoritas mata pencaharian adalah buruh tani.


sawah atau lahan pertaniannya terjadi kekeringan karena kurangnya pemasokan air sehingga membuat tanaman layu dan mati atau gagal panen.


Namun faktanya banyak pihak yang sengaja memperkeruh keadaan dengan sengaja melakukan pembakaran hutan atau lahan sehingga menambah polusi udara akibat asap yang mengakibatkan berbagai penyakit seperti sesak nafas, asma, batuk, mata iritasi dan masih banyak lagi penyakit yang di timbulkan akibat kebakaran hutan dan lahan.


Seharusnya kita menjadi manusia yang bijak dengan penuh kesadaran diri dengan tidak membakar hutan dan lahan. Seharusnya kita menanami hutan yang gundul dengan penghijauan. Upaya ini di lakukan agar kedepan nya kita tidak kekurangan air walaupun terjadi musim kemarau. 


Penulis: Tino

1 Comments

Tuliskan komentar anda dengan bahasa yang santun, sopan dan bijak

  1. Perlu dan penting nya peran dr aparat dan pemerintah desa Lebih giat untuk bersosialisai, kepada warga supaya meminalisir kebakaran dan kesadaran masyarakat, penting nya menjaga kelestarian ekosistim...
    Untuk tino mantap sudah berbagi wawasan & pengetahuan

    ReplyDelete

Post a Comment

Tuliskan komentar anda dengan bahasa yang santun, sopan dan bijak

Previous Post Next Post