Ads here

Berkumur-Kumur Atau Mandi Karena Kepanasan



Oleh : Atalia, S.Kom.I (Penyuluh Agama Islam Non PNS Kabupaten Kubu Raya)

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Sahabat Muslimah, ketika kita sedang melaksanakan puasa Ramadhan, terkadang ada perasaan ragu boleh atau tidak berkumur-kumur dan mandi karena kepanasan. Apalagi ketika sinar matahari terasa menyayat kulit dan terasa di atas kepala. Maka jawabannya terletak pada hadits berikut:

“Dari Umar, Ia berkata: Pada suatu hari aku pernah bergairah (kepada isteriku), lalu aku menciumnya padahal aku sedang berpuasa. Lalu aku datang ke tempat Nabi SAW, kemudian aku bertanya: hari ini aku berbuat sesuatu hal yang besar, yaitu aku mencium isteriku padahal aku sedang berpuasa. Lalu Rasulullah menjawab:”Bagaimana gerangan pendapatmu jika seandainya engkau berkumur-kumur dengan air padahal engkau sednag berpuasa?” Aku menjawab: Tidak mengapa, yang demikian itu. Maka bertanya pula Rasulullah SAW: “Mengapa begitu?” (HR. Ahmad dan Abu Daud)

Sahabat Muslima, selain boleh berkumur-kumur, menuangkan air di atas kepala juga boleh dilakukan. Hal ini berlandaskan pada hadits Nabi :

“Dan dari Abibakar bin Abdurrahman, dari seorang sahabat Nabi SAW, ia berkata: Aku pernah melihat Nabi SAW menuangkan air di atas kepalanya karena panas matahari, padahal ia sednag berpuasa.” (HR. Ahmad dan Abu Daud).
Referensi : Terjemahan Nailul Authar Himpunan Hadis-Hadis Hukum-Mu’ammal Hamidy, Drs. Imron A.M, Umar Fanany, B.A

Komentar Anda

Tuliskan komentar anda dengan bahasa yang santun, sopan dan bijak

Previous Post Next Post