Ads here

Hal-Hal Yang Boleh Dilakukan Oleh Wanita Yang Berpuasa




Oleh : Atalia, S.Kom.I (Penyuluh Agama Islam Non PNS Kabupaten Kubu Raya)

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Sahabat Muslimah, ketika kita berpuasa, tidak berarti harus bermalas-malasan, akan tetapi ada beberapa hal yang boleh kita lakukan saat sedang berpuasa, diantaranya :

1. Membasahi seluruh badan dengan air.

Sebagaimana diriwayatkan dari Aisyah, abhwa Nabi bangun pagi dalam keadaan junub ketika beliau sedang puasa, kemudian beliau mandi (Muttafaqun Alaih). Untuk itu wanita muslimah juga diperbolehkan membasahi rambutnya dalam rangka mencuci (rambutnya) atau karena panas menyengat.

2. Meneteskan obat mata dan celak

Diantara yang dapat membatalkan puasa itu hanyalah masuknya makanan atau sesuatu ke dalam rongga mulut, sednagkan obat tetes mata dan celak masuk ke mata.

3. Mencium atau mendapat ciuman dari suami selama suami tidak menggerakkan nafsu syahwatnya atau menggerakkan untuk melakukan hubungan badan. Ciuman dibolehkan. Aisyah pernah menceritakan :

“Nabi pernah mencium aku ketika beliau berpuasa dan pernah juga bercanda dalam keadaan berpuasa. Karena beliau adalah orang yang paling mampu mengendalikan hajatnya.

4. Suntik, baik di kulit maupun pada urat

Diantara batalnya puasa itu adalah masuknya makanan ke dalam rongga mulut, sedangkan suntikan meskipun sampai ke perut tetapi hal ini terjadi melalui jalan yang tidak dilarang.

5. Berkumur dan memasukkan air ke hidung

Kedua hal ini tidak membatalkan puasa, akan tetapi dimakruhkan melakukannya secara berlebihan. Hal ini sebagaimana diriwayatkan dari Luqaith bin Shabrah, dimana Nabi SAW bersabda: 

“Jika kalian memasukkan air ke hidung, maka hendaklah sampai penuh kecuali ketika kamu dalam keadaan berpuasa.” (HR. Abu Dawud, Ahmad, At-Tirmidzi dan An-Nasa’I)

Jika ada air yang masuk ke rongga mulut tanpa sengaja, maka puasanya tetap sah.

6. Mencicipi makanan

Wanita muslimah boleh mencicipi makanan lewat ujung lidah. Akan tetapi harus berhati-hati agar makanan tidak masuk ke rongga mulut.

Referensi : Fiqh Wanita Edisi Lengkap-Saikh Kamil Muhammad Uwaidah

Komentar Anda

Tuliskan komentar anda dengan bahasa yang santun, sopan dan bijak

Previous Post Next Post