![]() |
| Foto : Momen foto bersama setelah acara orientasi |
PONTIANAK, KILAS.ID - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Pontianak mengadakan Kegiatan Orientasi Pencegahan dan Pengendalian TBC bagi Pondok Pesantren yang ada di Pontianak.
Kegiatan tersebut bertajuk "Orientasi Peningkatan Kapasitas Pemberdayaan Masyarakat Pesantren Kota Pontianak tahun 2021", dan dilaksanakan mulai tanggal 16-17 September 2021 di sekretariat PCNU Kota Pontianak, Jalan Paralel Kecamatan Pontianak Timur Kota Pontianak Kalimantan Barat.
Selain itu kegiatan tersebut merupakan kerja sama antara Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat dengan Lembaga Kesehatan (LK) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).
Dalam sambutannya Ketua PCNU Kota Pontianak, Ahmad Faruki menyampaikan, bahwa kegiatan tersebut melibatkan lima Pesantren yang menjadi percontohan bagi Pesantren lainnya.
Adapun Lima Pesantren yang dijadikan percontohan itu diantaranya Ponpes Nahdlatus Syubban Sungai Jawi, Pondok Pesantren Al-Husna Siantan Hulu, PP Al-Jihad Sungai Jawi, Ponpes Wali Songo Kota Baru, dan Mamba'us Shafa Kelurahan Dalam Bugis.
Kami berharap kedepannya nanti Pondok Pesantren khususnya yang berada di Kota Pontianak bisa memiliki Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren) yang bekerjasama dengan Puskesmas setempat, terang Ahmad Faruki (16/9/2021)
Ketua PCNU Kota Pontianak 2 periode ini juga menjelaskan, dimana Pondok Pesantren itu cukup menyediakan Pos Kesehatannya dan mengirim santri untuk diikut pelatihan tentang kesehatan, sehingga nantinya santri yang sudah mendapat pelatihan bisa dijadikan motivator.
Pondok Pesantren itu cukup menyiapkan tempat Poskestren dan santri yang pernah ikut pelatihan kesehatan bisa ditunjuk dan diberi tanggungjawab sebagai motivatornya. Jelasnya
H. Ahmad Faruki juga menyampaikan, sebelum di sahkannya Undng-undang tentang Pondok Pesantren, selama itu pula Pondok Pesantren kurang mendapatkan perhatian dari pemerintah secara khusus. Padahal Pondok Pesantren sejak sebelum Kemerdekaan hingga saat ini selalu berkontribusi besar terhadap keberadaan dan keberlangsungan bangsa.
Maka dari sudah saatnya Pemerintah khususnya Pemkot Kota Pontianak agar bersinergi dengan Pondok Pesantren yang ada di Kota Pontianak dalam mensosialisasikan Gerakan Masyarakat Sehat (GERMAS) kepada masyarakat.
Betapa pentingnya hidup sehat dan itu merupakan program pemerintah yang mau tidak mau harus lakukan dan disosialisasikan terhadap masyarakat dan Pondok Pesantren juga harus menjadi garda terdepan dalam upaya tersebut. Ujar Faruki
Dalam sambutannya itu H. Faruki mengatakan, PCNU Kota Pontianak kedepannya akan terus mensosialisasikan program tersebut ke Pondok Pesantren yang lainnya yang ada di Kota Pontianak. Sebagai bentuk kepedulian NU dan Pondok Pesantren terhadap bangsa dalam mencapai "Indonesia Sehat".
Pada kesempatan saat ini PCNU Kota Pontianak hanya memilih 5 (lima) Pondok Pesantren itu untuk dijadikan percontohan bagi pesantren yang lainnya. Namun untuk selanjutnya kegiatan Orientasi Kesehatan ini akan dilakukan di semua Pondok Pesantren se Kota Pontianak.
Saat ini kami hanya memilih 5 Pesantren saja, namun kedepannya program ini akan menyebar ke 28 Pesantren yang terdaftar dan juga semua pesantren yang ada di kota Pontianak, jelasnya
Diakhir sambutannya, H. Ahmad Faruki menyampai ungkapan terima kasih kepada Lembaga Kesehatan PBNU yang telah memberikan kesempatan kepada PCNU Kota Pontianak bisa ikutserta dalam program Pesantren Sehat, Jika para Santri Sehat maka Indonesia jadi Kuat.

Post a Comment
Tuliskan komentar anda dengan bahasa yang santun, sopan dan bijak