Ads here

APAKAH JUAL BELI ONLINE TERMASUK AKAD SALAM ?


Kilas.Id - Seiring perkembangan teknologi, khsusnya dalam bidang teknologi dan percepatan informasi, maka banyak berimbas dalam sendi-sendi kehidupan manusia. Salah satu terobosan besar yang dirasakan memiliki manfaat besar bagi kehidupan manusia saat ini adalah dengan maraknya layanan jual beli online melalui beberapa aplikasi atau situs belanja yang dikembangkan oleh penyedia layanan jasa. Sebutlah misalnya aplikasi shopee, Lazada, Tokopedia, buka lapak, dan beberapa aplikasi lainnya. Dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi masa kini, aktifitas jual beli pun semakin mudah. Berkat kemudahan layanan jual beli online ini, maka transaksi perdagangan secara konvensional banyak beralih ke sistem online.

Sistem transaksi dalam jual beli online ini cukup dilakukan dengan cara penjual menampilkan deskripsi berbagai macam produknya pada lapak online yang disediakan, dilengkapi dengan harga tiap produk. Sementara pembeli dapat memilih produk sesuai deskripsi dan harga yang tertera. Sedangkan pembayaran dapat dilakukan di muka, atau menunggu sampai barang dihantarkan oleh kurir atau lazim disebut dengan sistem Cash on Delivery (COD).


Jual Beli Online sebagai Akad Salam

Dalam khazanah fiqih, para ulama sejak masa klasik telah memperkenalkan sitem jual beli yang dilakukan tidak secara langsung atau face to face. Sistem jual beli tersebut disebut dengan akad salam atau salaf (transaksi indent).

Sistem transaksi ini memiliki landasan normatif yang kuat. Salah satunya bersumber dari hadis nabi yang diriwayatkan oleh at-Turmudzi:

 

قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم - « مَنْ أَسْلَفَ فِى تَمْرٍ فَلْيُسْلِفْ فِى كَيْلٍ مَعْلُومٍ وَوَزْنٍ مَعْلُومٍ إِلَى أَجَلٍ مَعْلُومٍ «

 

Rasulullah Saw bersabda : “barang siapa mengadakan transaksi salam, maka hendaknya melakukannya dalam takaran, timbangan, dan tempo yang diketahui. (HR. At-Turmudzi).


Dalam terminologi ulama’ fiqih, Akad salam atau salaf didefinisikan sebagai :

 

السلم أو السلف: بيع آجل بعاجل، أو بيع شيء موصوف في الذمة أي أنه يتقدم فيه رأس المال، ويتأخر المثمن لأجل، وبعبارة أخرى: هو أن يسلم عوضاً حاضراً في عوض موصوف في الذمة إلى أجل

(الفقه الإسلامي وأدلته (5/ 268) المكتبة الشاملة)

Jual beli sesuatu yang masih ditunda dengan cara kontan, atau menjual suatu barang yang penyerahannya ditunda, atau menjual suatu barang yang ciri-cirinya diseskripsikan dengan jelas, sementara sistem pembayaran di awal, sedangkan barangnya diserahkan kemudian.



Sedangkan Ulama’ Syafi’yah dan Hanabilah mendefinisikannya sebagai:

 

عقدعلى موصوف بذمة مقبوض بمجلس عقد  ((الفقه الإسلامي وأدلته (5/ 268) المكتبة الشاملة(

Akad yang disepakati dengan menentukan ciri-ciri tertentu dengan membayar harganya terlebih dulu, sedangkan barangnya diserahkan kemudian dalam suatu majelis akad.


Menurut Musthafa Sa`id al-Khon, dalam al-fiqh al-Manhaji `ala al-Madzhab as-Syafi`I (Juz 6: 43), secara prinsip, akad salam merupakan bentuk dari transakasi ba’i al-ma’dum (short selling), yaitu jual beli komoditi abstrak –jika muslam fih belum wujud saat transaksi berlangsung- dimana menurut Syafi’iyah tidak bisa dilegalkan secara teori analogi (qiyas). Atau jika muslam fih (komoditi) sudah ada saat transaksi maka hal ini termasuk ba’i al-ghoib (jual beli komoditi yang tidak berada di majlis akad). Hanya saja, syariat melegalkan transaksi ini dengan bahasa salam atau salaf, karena telah menjadi aktivis ekonomi yg sangat dibutuhkan.

 

حكمة تشريعه :أشرنا أن القياس في السلم أن يكون غير مشروع ، لأنه بيع المعدوم وما ليس عند الإنسان ، وإنما شرع لحاجة الناس إليه ... إلى أن قال ... وهكذا نجد أن تشريع السلم حقّق مصالح عدّة ، إذ يسّر المال لمن لا يجده والبضاعة لمن يرغب بها ، وفتح الطريق أمام المال ليقوم بوظيفته الأساسية ، ألا وهي قوام عيش الناس ، فلم يبق مخزوناً مكنوزاً 

(  الفقه المنهجي على مذهب الإمام الشافعي (6/  43) المكتبة الشاملة)

 

Legalitas akad salam dapat diperoleh jika memenuhi syarat dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh syariat_baik yang terdapat pada proses akad, ra`su al-mal maupun pada komoditinya (muslam fih). Dianata syarat akad salam adalah; Menyebutkan kriteria muslam fih secara spesifik (madlbuthan), meliputi sifat, jenis, macam (nau’) dan kadar/ukuran, Menentukan waktu dan tempat serah terima muslam fih.

Dengan mengacu pada uraian di atas, maka jual beli online yang berkembang pesat di era modern ini dapat dikategorikan sebagai akad salam atau salaf.


Kami menerima tanya jawab seputar keislaman, melalui : 
~ 081333163686 (WA)
~ 085252525657 (WA)

Komentar Anda

Tuliskan komentar anda dengan bahasa yang santun, sopan dan bijak

Previous Post Next Post