Ads here

Vaksinasi Sudah Marak, Ketua PW FSN Kalbar : Pemerintah Jangan Lupakan Pondok Pesantren

Foto : Ainur Hamidi saat menghadiri Kongres Santri dan Raker Nasional

Pontianak, Kilas.id - Kalimantan Barat mengalami lonjakan kasus covi 19 yg sangat signifikan, ini terbukti dengan meningkatnya jumlah pasien positif Covid-19 di Rumah Sakit yang ada di daerah.

12 Kabupaten masuk zona orange, 2 kabupaten masuk zona kuning, yakni Kab. Ketapang dan Kabupaten Kayong Utara. Data terbaru menunjukan ada 2 daerah yang masuk zona merah, yakni Kota Pontianak dan Kota Singkawang.

Awalnya yang masuk katagori Zona Merah yaitu Kota Pontianak, akhir Kota Singkawang pun sekarang menjadi Daerah Zona Merah dalam kasus lonjakan Covid-19. Jelas Hamidi (9/7/2021)

Setelah masuk zona merah Kota Pontianak memperketat penerapan status PPKM skala mikro, untuk memutus mata rantai penularan Covid-19.

Sebelumnya Gubernur Kalimantan Barat H. Sutarmidji S.H., M.Hum. menetapkan, seluruh 14 kabupaten dan kota yang ada di Kalimantan Barat diberlakukan status PPKM Mikro. Keputusan ini diambil berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2021. Pemberlakuan PPKM Mikro ini berlaku sejak tanggal 20 April 2021 sampai 3 Mei 2021. Dan sempat mendapat apresiasi dari pemerintah pusat.

Setelah mengalami lonjakan kasus Pak Gubernur kembali memberlakukan PPKM skala mikro di seluruh kabupaten di Kalbar dan mempercepat realisasi program vaksinasi dimasyarakat sebagai bentuk ikhtiar pemerintah menjaga kekebalan tubuh dan terbebas dari wabah.

Dalam program vaksinasi Pengurus Wilayah Forum Santri Nasional Kalimantan Barat sangat mendukung dan memberikan apresiasi terhadap kinerja Pemprov yang bekerjasama dengan Polda dan Kodam serta elemen masyarakat yang sudah gencar dan masif melakukan vaksinasi. Lanjut Hamidi

Namun, perlu diperhatikan juga pesantren-pesantren yang ada di Kalbar, terkhusus yang masuk zona merah. Apakah pemerintah sudah hadir ditengah mereka, memberikan perhatian mulai dari fasilitas kesehatan, pendidikan dan ketahanan pangan di era pandemi.

Pemerintah harus sigap dan bekerjasama dengan pihak pesantren untuk segera melakukan vaksinasi terhadap kiai, santri dan para guru yang ada dipesantren. Kenapa, karna di pesantren ada asrama yang dihuni para santri secara berkelompok.

Jadi saya (Hamidi) selaku Ketua PW Forum Santri Nasional Provinsi Kalimantan Barat meminta sekaligus mengingatkan kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat agar Santri Pondok Pesantren juga di Prioritaskan dalam kegiatan Vaksinasi tersebut. Lanjutnya


Penularan Covid-19 tidak memandang kelas, status dan jabatan. Hampir semua lapisan strata sosial dimasyarakat tertular Covid-19.

Maka dari itu PW FSN sangat berharap pemerintah dan kanwil kemenag kalbar dapat bersinergi memberikan layanan terbaik untuk Pondok Pesantren, sebagai bentuk dan bukti bahwa Negara melalui Pemerintah Daerah perduli dan hadir saat dibutuhkan.



Pewarta : M. Lutfi
Editor : Mas Arie

Komentar Anda

Tuliskan komentar anda dengan bahasa yang santun, sopan dan bijak

Previous Post Next Post